Sorong ke Kiri Sorong ke Kanan tralalalala

Mesin Pesawat Rusak

Pace Yaklep dan pace Kon dong dua dalam pesawat, pas su terbang, pilot sampaikan 1 dari 4 pu mesin pesawat rusak diharap penumpang tenang.

Tra lama kemudian, pilot umumkan ke-2 kali, mesin ke-2 rusak tetap tenang.

Baru setengah jam kemudian pilot umumkan. Kali ini mesin ke-3 rusak. Pilot pu permintaan penumpang tetap tenang karena hanya terlambat 1 jam.

Pace Yaklep su keringat dan slalu berdoa didalam pesawat. Karena su jengkel Pace Yaklep mengumpat, "Pesawat sialan. Klo mesin keempat mati, bisa semalaman kita di atas sini terbang."

Tra Masuk Sekolah

Yaklep, semakin hari semakin nakal saja di sekolah, pada hal dia su kelas 3 SMP mau ke SMU, tapi dia pung malas saja minta ampun. Satu kali Yaklep tra pi sekolah, dan esok harinya ibu guru marah dan tanya:

Ibu Guru : " Yaklep, kenapa kemarin ko tra masuk sekolah...?"
Yaklep dengan enteng diajawab : "Sa sakit Ibu...!"
Ibu Guru : "Ko ini, baru kenapa ko tra kirim surat?"
Yaklep: "Percuma saja ! nanti ibu juga tra mungkin balas mo....?????"

Pace kirim Surat

Pace satu de pi ke kota buat lanjut kuliah trus de kasi tinggal de pu sayang di kampung halaman. setelah sampe di kota pace ko tulis surat buat de pu cinta di kampung.
Buat yang tersinta Marina.
Merarui kari ke kari, remba ke remba, bukit ke bukit, menggunung ke menggunung, kaka sisipkan saram rinduku ini hanya buat ko saja. Ade ko bagaikan gula, lemon dan frutamin..
Ade marice kaka sinta ko seperti paku merekat di dinding. Trada yang bisa kaka berikan buat ko serain satu kata yaitu Alapiyu yang artinya Tuhan Hampir Datang....
Saram sayang seraru...
Dari ko pu kaka Mansar.

Pace Beli Kacamata

Pace Beli Kacamata

Yaklep su rasa stress, karena, kalau lia orang sedikit kabur atau tra jelas, karena dia pu mata su rusak, makanya dia pergi ke optic mo beli kaca mata.

Pelayan : "Siang pace, ada yang bisa di bantu?"
Yaklep: "sa pu mata su rusak, coba ko cari kaca mata yang pas kah...” Pelayan : "pace so pernah pake kacamata kah?"
Yaklep: "Ohh..belum...."
Pelayan : "Kalu bagitu torang periksa dulu. Mari Pace, torang ke tampa periksa."
Pelayan : "Pace, ini huruf apa?" (sambil tunjuk tu huruf yang sediki basar)
Yaklep: "aduh… tra jelas..."
Pelayan : "Kalu huruf ini?" (Sambil tunjuk huruf yang lebih basar)
Yaklep : "Masih kurang jelas..."
Pelayan : "aduh.. pace ini sudah huruf yang paling besar. Coba lihat lagi huruf apa ini?" (sambil tunjung huruf yang basarnya sama deng piring)
Yaklep: "Sama saja...masih tra jelas"
Pelayan : (sambil garu-garu kapala karena bingung) "Kenapa dari tadi pace ko bilang tra jelas terus, baru bagaimana ini?”
Yaklep: "habis, sa tra pernah sekolah jadi, bagai mana sa mau tau itu huruf apa...?"